LPPM Itera

ITERA Jalin Kerja Sama dengan PT Rumah Rumput Laut

ITERA NEWS. Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui Pusat Riset Hayati Berkelanjutan yang bernaung di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITERA, mengadakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara ITERA dan PT Rumah Rumput Laut, di Aula Gedung C ITERA, Kamis, 2 November 2023. Kerja sama tersebut menjadi pembuka jalan kolaborasi positif ITERA dan PT Rumah Rumput Laut dalam menggali potensi sumber daya rumput laut di Sumatera.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor ITERA Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, dan CEO PT Rumah Rumput Laut, Ryan Fachrozan, S.PI. Dalam kesempatan tersebut, Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan urgensi pertumbuhan industri nutrasetikal dan peran besar yang dimainkan oleh rumput laut dalam menjawab beberapa tantangan global.

Salah satu tantangan utama yang kini dihadapi masyarakat dunia adalah perubahan iklim, yang menjadi isu global mendesak. Fenomena fotosintesis akuatik yang dilakukan oleh rumput laut dinilai dapat membantu mengurangi tingkat CO2 di atmosfer, sekaligus menciptakan peluang ekonomi dalam bidang nutrasetikal, pangan, dan lain-lain. Pengolahan rumput laut selain memberikan peluang ekonomi juga menjadi poin penting dalam menangani masalah karbon.

Rektor juga menyampaikan harapannya terkait penandatanganan MOU antara ITERA dan PT Rumah Rumput Laut. “Dengan adanya penandatanganan MOU ini semoga menjadi sarana membangun kemitraan yang baik dan membawa kebermanfaatan antara ITERA dan PT Rumah Rumput Laut,” ujar Rektor.

Penandatanganan MoU kemudian dilanjutkan dengan stadium general, bertajuk Wirausaha Rumput Laut Berkelanjutan, dengan narasumber CEO PT Rumah Rumput Laut, Ryan Fachrozan, S.PI., dan Apt. Ahmad Baikuni, S.Farm, S.CI. Kegiatan tersebut dipandu oleh Apt. Refsya Azanti Putri, M.S.Farm.,sebagai moderator.

Ryan Fachrozan, dalam materinya menyoroti potensi besar rumput laut di Indonesia. Indonesia adalah kontributor terbesar kedua dalam eksplorasi rumput laut setelah China

Ryan Fachrozan, dalam materinya menyoroti potensi besar rumput laut di Indonesia. Indonesia adalah kontributor terbesar kedua dalam eksplorasi rumput laut setelah China, dengan empat jenis rumput laut yang memiliki beragam manfaat, seperti sumber karagenan, alginat, agar-agar, dan lainnya.

Berbagai produk seperti kosmetik, hingga makanan seperti dodol rumput laut dan mie rumput laut, serta garam rumput laut telah dikembangkan dari rumput laut. Rumput laut juga memiliki manfaat bagi kesehatan, yakni sebagai antioksidan, anti-inflamasi, anti-penuaan, anti-kanker, dan banyak manfaat lainnya. Selain itu, rumput laut juga merupakan sumber potasium yang tinggi, yang baik untuk kesehatan tubuh.

Kepala Pusat Riset Hayati Berkelanjutan ITERA, Dr. Winati Nurhayu, S.Si., menyatakan harapannya bahwa acara ini akan menjadi wadah kemitraan yang kuat antara institusi dan pihak luar. Lebih jauh, Winati berpendapat bahwa kerja sama ini akan membuka hubungan yang tidak hanya terbatas antara PT Rumah Laut dan ITERA, tetapi juga akan menguntungkan seluruh fakultas hingga program studi di ITERA.

Jurnalis : Josevein Hutagalung (Teknik Elektro) dan Nayla Rizki Barryawan (Teknologi Pangan)
Foto : M Rizki Hakim

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *