LPPM Itera Hadiri Monev Rencana Aksi Kepala Daerah di IKM MOCAF Selendang Biru Pringsewu

Pringsewu, 27 OKTOBER 2026 – Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menghadiri kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Rencana Aksi Kepala Daerah Kabupaten Pringsewu di IKM MOCAF Selendang Biru, Pekon Tulung Agung. Kehadiran ITERA sebagai mitra akademik memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk mendampingi tim Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin oleh Dr. Drs. Urkanus Sihombing, M.PA. (Widyaiswara Ahli Utama) dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) yang dipimpin oleh Amelia Yusgiantoro (Sekretaris PYC). Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa Rencana Aksi Kepala Daerah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan LPPM ITERA, Ilham Marvie sebagai Ketua Pusat Riset Hayati Berkelanjutan ITERA, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Pringsewu sekaligus menegaskan komitmen akademis lembaga. “ITERA senantiasa berkomitmen untuk mendukung penguatan ekosistem MOCAF melalui penerapan riset dan inovasi teknologi produksi, guna memastikan mutu produk yang dihasilkan konsisten dan berdaya saing tinggi. Kami berharap kolaborasi strategis bersama Bapperida Kabupaten Pringsewu ini mampu memberikan kontribusi nyata serta nilai tambah ekonomi bagi para petani ubi kayu dan pelaku IKM lokal,” ujarnya.

Pada peninjauan tersebut, Widyaiswara Ahli Utama Kemendagri, Urkanus Sihombing, menekankan pentingnya hilirisasi MOCAF yang berdampak langsung bagi perekonomian daerah. “Rencana aksi kepala daerah harus menghadirkan hasil nyata di lapangan. Pengembangan industri MOCAF ini menjadi bukti konkret bagaimana potensi ubi kayu lokal dapat dioptimalkan dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan nilai tambah petani dan pelaku IKM. Tentu penguatan ekosistem MOCAF yang berkelanjutan ini membutuhkan dukungan riset dan teknologi, sehingga kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi seperti ITERA perlu terus diperkuat,” tegas beliau.

Kegiatan monev kali ini merupakan salah satu implementasi perjanjian kerjasama antara Baperinda Kabupaten Pringsewu dan LPPM Itera dalam bidang pengembangan teknologi dan hilirisasi mocaf dalam ruang lingkup pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kejasama ini bertujuan untuk menjadikan Teaching Factory Mocaf Itera sebagai Sosio-Technopreneur Hub untuk hilirisasi riset mocaf di Provinsi Lampung.