Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Sumatera (Itera) menyelenggarakan Rapat Koordinasi bersama Pimpinan LPPM dan 14 Kepala Pusat di bawah naungan LPPM pada Senin, 12 Oktober 2026. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung Itera Training Centre (TC101) dan dipimpin langsung oleh Kepala LPPM Itera, Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., Ph.D., dengan didampingi oleh Sekretaris LPPM, Dr. I Putu Mahendra, S.Si. Rapat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari 14 pusat riset yang berada di bawah naungan LPPM Itera per Oktober 2026 :
- Pusat Penelitian
- Pusat Pengabdian Masyarakat Dan Kemitraan Strategis
- Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan
- Pusat Hayati Berkelanjutan
- Pusat Riset Infrastruktur Berkelanjutan Itera
- Pusat Transformasi Digital
- Pusat Mitigasi Gempa Dan Tsunami
- Pusat Integrated Waste And Agro Center Itera
- Pusat Riset Material dan Energi
- Pusat Implementasi Inovasi
- Pusat Halal
- Pusat Kuliah Kerja Nyata
- Pusat Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan
- Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung
Agenda utama rapat koordinasi ini berfokus pada pendalaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing pusat serta penyusunan langkah-langkah strategis untuk menyelaraskan arah gerak unit dengan visi dan misi yang telah ditetapkan institusi. Dalam arahannya, Kepala LPPM Itera menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kokoh antara pusat serta merumuskan strategi pencapaian target yang terukur. Pembahasan dilanjutkan secara mendalam dengan meninjau tupoksi satu per satu pusat guna memastikan setiap unit memiliki peran yang saling mendukung serta mampu memberikan kontribusi optimal terhadap capaian kinerja utama lembaga.
Untuk merealisasikan tujuan bersama tersebut, LPPM Itera memaparkan 11 poin strategi utama yang menjadi acuan kerja seluruh pusat. Strategi tersebut mencakup upaya peningkatan pendanaan riset baik melalui pengajuan proposal dalam dan luar negeri maupun skema internal, penambahan fasilitas riset dan inovasi secara bertahap, serta hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian. Selain itu, kolaborasi diperkuat melalui kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), pemerintah, BUMN, dan masyarakat, yang didampingi dengan proses pendampingan hilirisasi riset yang terstruktur.
Di sisi pengabdian kepada masyarakat, LPPM mendorong program yang berkelanjutan dan multidisiplin melalui pembentukan desa mitra yang sehat dan produktif, klasterisasi wilayah target dari tingkat sekitar kampus hingga nasional, serta integrasi program yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Setiap pusat juga diarahkan untuk responsif terhadap isu-isu nyata di masyarakat sesuai urgensi dan kepakaran, serta berperan aktif dalam upaya pencegahan, mitigasi bencana, hingga peningkatan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Melalui konsolidasi ini, LPPM Itera optimistis mampu memperkuat dampak riset dan pengabdian demi kemajuan masyarakat.





