LPPM Institut Teknologi Sumatera

"Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat"

               

Seminar Online How Big Data Plays the Key Role in Promoting Cyber Security


November 30th, 2021 | Posted by: lppm


Pusat Riset dan Inovasi Big Data ITERA menyelenggarakan seminar online pada hari selasa, 30 November 2021 pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Seminar online yang diselenggarakan ini bertema “How Big Data Plays the Key Role in Promoting Cyber Security” dan menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman sesuai dengan tema. Narasumber yang pertamana dengan Dr. Roy Rudolf Huizen., S.T., M.T. dan Narasumber kedua Yohanes Priyo Atmojo, S.Kom., M.Eng

Kegiatan yang dihadiri 200 peserta baik dari kalangan akedemisi atau umum dibuka oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITERA.

LPPM ITERA membawahi 14 purino, salah satu Big Data untuk menyikapi kebutuhan dan perkembangan teknologi di Sumatera dan mempercepat pertumbuhan titik-titik ekonomi baru. Pemanfaatan Big Data ini menjadi nilai tambah untuk perusahaan maupun umkm untuk mendapatkan benefit sendiri dari pemanfaatan data tersebut. Kondisi Big Data pada industri dan pemanfaatannya, terutama untuk startup dan technopreneur. Menurut Acep Purqon, Ph.D, landscape dunia akan sedikit berubah di beberapa tahun kedepan dan suka tidak suka kita harus mulai mempersiapkan diri maka dari itu Purino Big Data sangat terbuka untuk semuanya dan kita saling melengkapi dan bekerja sama.

Narasumeber pertama Dr. Roy Rudolf Huizen, S.T, M.T (Researcher Bidang Cyber Security dan Forensic) membawakan materi tentang Proyeksi Security Intelligence: Defense or Threat. Cyber security merupakan salah satu bidang ilmu teknologi untuk industry 4.0. Cyber security muncul karena pada saat ini banyaknya penyalahgunaan data pada internet, beliau menjelaskan untuk penggunaan dari software yang sudah tidak dikelola oleh pengembang akan sangat rentan akan serangan, seperti penggunaan OS Windows yang sekarang sudah mendapat upgreat menjadi Windows 11, dan untuk Windows dibawahnya sudah tidak mendapat layanan lagi. Serangan yang dilakukan bisa berupa Phising, Cryptojacking, Password, Botnet, Backdoor Trojan, Ransomware, NetworkScan, Worm, Remote Code Execu, Command Injection, Butter Overflow, SQL Injection, dan lainnya. Beliau juga memaparkan bagaimana proses penyerangan yang dilakukan dengan Artificial Intellegence (AI), Ketika ai mendeteksi adanya sebuah serangan maka akan otomatis menampilkan sebuah peringatan untuk tidak melanjutkan pengoprasian baik berupa mejelajah di internet atau menginstal sebuah aplikasi. Beliau juga menjelaskan bagaiman terjadinya serangan melalui pemalsuan biometri, dengan bantuan sebuah aplikasi yang ada, kecocokan antara biometri dari seseorangan dengan tiruan dari mesin akan dicocokan dan dianalisa, apakah terdapat kecocokan atau tidak. Melalui sample yang ada akan menghasilkan outup berupa sumber yang menunjukkan apakah biometri tersebut berasala dari manusia atau mesin. 

Narasumber kedua yaitu Yohanes Priyo Atmojo, S.Kom., M.Eng., (Researcher Bidang Cyber Security dan Forensic) membawakan materi tentang Cyber Security Framework di era Big Data . Beliau menjelaskan bagaimana rentannya data yang ada di internet, bahkan melalui tren yang ada seperti Instagram, data pribadi seseorang bisa dengan mudah didapatkan. Dijelaskan juga beberapa aplikasi seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Bhineka yang pernah terkena serangan hacker, sistem yang dibuat oleh perusahaan besar sekalipun belum tentu aman dari ancaman serangan hacker. Beliau juga memberikan beberapa contoh framework security yang memanfaatkan Big Data, seperti OSINT Framework, Maltego, dan Shodan.io. Tidak hanya menunjukannya beliau juga menjelasakan serta menunjjukan cara penggunaan dari Maltego dan Shodan.io. Berikutnya beliau menjelsakan beberapa kelemahan implementasi Big Data pada cyber security, yaitu celah kemanan mudah ter-exposed, muncul phobia di sisi user untuk memberikan data pribadi ke pihak eksternal, Investasi untuk sisi keamanan menjadi salah satu prioritas baru dalam proses bisnis, tenaga ahli di bidang cyber security dan big data masih minim. Adapun kelebihan implementasi Big Data pada Cyber Security, yaitu semua pihak semakain awere terhadap perlindungan data, mendai ancaman baru yang ditemukan berdasarkan pendekatan pola ancaman yang sudah ada, meningkatkan kecepatan dan pemrosesan data untuk menghasilkan deteksi ancaman cyber yang harus dilakukan, dan membantu untuk melakukan investigasi kejadian dengan memberikan opsi penangan untuk meminimalisir kerusakan akibat serangan cyber. Beliau menjelaskan apa saja tantangan yang akan dihadapi oleh cyber security, yaitu semakin banyak device yang ter-attach ke internet, semakin banyak celah keamanan yang bisa dimanfaatkan untuk penyalahgunaan akses, dan manusia tidak bisa berpatokan pada mesin atau software sepenuhnya, perlu ada update knowledge baik dari sisi user, pengelola, maupun sistem yang digunakan.

Seminar online ini merupakan rangkaian Webinar dari Pusat Riset dan Inovasi (PURINO) Big Data ITERA, bertujuan untuk menjaring relasi dan kerja serta memberikan edukasi terkait pemanfaat big data di era industry 4.0.


Tinggalkan Komentar



Situs Judi Bola Poker Slot oNline terpercaya

Bisa bermain di idn poker Situs Judi Bola Poker Slot oNline Indonesia terbaik dan terpercaya ?

Namun dengan berbagai macam permainan judi online judi bola dapat membuat anda menang sebagai agen judi online Situs Judi Bola Poker Slot oNline terpercaya. Link alternatif:

Copyright © 2016 UPT TIK - Institut Teknologi Sumatera (ITERA)