Pusat Riset dan Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan ITERA mengadakan kegiatan webinar yang berjudul “Building Information Modelling dan Digitalisasi Dokumen pada Dunia Kontruksi”, Jumat, 27 Agustus 2021. Kegiatan ini bekerja sama dengan tim peneliti yang mendapat Hibah Penelitian ITERA 2021 yang diketuai oleh Siti Rahma, S.T., M.T.

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dipandu oleh Siti Rahma, S.T., M.T. selaku pemenang Hibah ITERA 2021. Acara dibuka oleh Ketua  Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Penjamin Mutu ITERA, Acep Purqon, Ph.D.  Pada pembukaannya Beliau menyampaikan tema mengenai Building Information Modeling ini sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan di Sumatera. Dan diharapkan ITERA melalui Purino dapat memberikan kontribusi dalam hal ini.

Setelah itu dilanjutkan pemberian materi webinar oleh Ahmad Yudi, S.T , M.T. selaku Dosen Program Studi Teknik Sipil ITERA dan juga merupakan Anggota dalam penelitian yang diketuai oleh Antusias Nurzukhrufa, S.T., M.Ars..  Beliau menyampaikan materi tentang Building Information Modeling (BIM). BIM sendiri adalah sebuah proses yang digunakan untuk membuat dan mengelola gambaran digital dari ciri fisik dan fungsional sebuah bangunan. Keuntungan BIM secara umum yang dpt dirasakan pelaku konstruksi secara langsung adalah deteksi bentrokan, pelacakan biaya serta penjadwalan.

“Namun sayang nya tidak semua software berintegrasi dengan BIM, harga software yang cukup mahal serta untuk menggunakan BIM harus menggunakan perangkat komputer yang mumpuni” Sambung Ahmad Yudi.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Romi Ramadhan, ST. M.BA., selaku General Manager Dapertemen BIM & Riset PT. Wijaya Karya Tbk.. Dalam materinya, beliau membahas mengenai BIM for Future Contruction. Dalam materinya beliau mengatakan BIM ini dapat membantu kontruktor untuk memastikan apakah akan terjadi crash dalam kontruksi suatu bangunan, sehingga dapat dilakukan perbaikan sebelum memulainya. Untuk saat ini sendiri BIM yang digunakan adalah BIM level 2 (3D sampai 5D) yaitu dapat memodelkan gambar 3 dimensi disertai dengan perhitungan Volume, schedule, dan Biaya, namun untuk kedepannya sekarang sudah dikembangkan bim level 3 (6D sdan 7D) dimana memunggkinkan pengguna BIM sudah bisa berkoordinasi dengan pihak lain melalui layanan terpadu.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Ir. Didi Rustadi selaku Manager Proyek PT Wijaya Karya Beton Tbk . Beliau menyampaikan materi mengenai Building Information Modelling Dan Digitalisasi Dokumen Pada Masa Konstruksi.Beliau menyampaikan definisi Proyek yaitu suatu aktifitas yang unik dan khusus, dengan waktu dan biaya tertentu yang dikerjakan oleh suatu organisasi dengan melibatkan beberapa team untuk mencapai target dan tujuannya.

“Bila BIM bisa digunakan terlebih baik, perubahan kontrak pada saat pelaksaan proyek bisa diminimalisir karena pada saat perencanaan awal sudah lebih matang, baik perencanaan kontruksi, biaya maupun estimasi waktu yang diperlukan.” Pungkasnya.

Beliau juga menambahkan selain pada saat proses perencanaan, BIM juga bisa membantu dalam proses pelaksanaan dan juga operasional.

Acara dihadiri oleh lebih kurang 115 peserta, baik dari lingkungan ITERA maupun luar ITERA. Setelah pemberian materi dan korespondensi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta dan pemateri. Lalu selanjutnya adalah penutupan acara.